Andy Holtikultura, sebuah usaha yang di rintis oleh Ibu Sudarsi bersama keluarga besarnya. Berdiri sekitar tahun 2010. Pada mulanya, pembibitan ini hanya untuk kalangan sendiri, di ladang milik pribadi. Bibit yang di tanam pun menyesuaikan dengan musim, musim panas dan penghujan punya ciri khusus mengenai tanaman yang akan di tanam.Seiring berjalan nya waktu, kuota bibit semakin banyak, ini di karenakan beberapa ladang yang dulunya tidak di tanami sayuran maupun Holtikultura, beralih di tanami sayuran maupun produk-produk holtikultura lain'nya. Akhirnya membuat beberapa kotak bibit yang di tanam di depan rumah, untuk memenuhi kuota bibit yang di perlukan. bibit yang di semai di atas polibek, tertata rapi di atas kotak bambu yang berukuran kurang lebih 60 cm x 100 cm. Berawal dari itu, ada beberapa warga mampir dan melihat benih yang di tanam. Sekilas ada ketertarikan, dari pembicaraan tersebut mengenai jenis dan apa yang di tanam dalam kotak-kotak tersebut. letak pembibitan nya pun, tepat di pinggir jalan menuju ke Candhi Cetho dan kebun teh Kemuning. Pun demikian, menjadi nilai positif sendiri dari pembibitan itu dan akhirnya banyak warga yang memesan untuk di tanam di kebun mereka sendiri.
Selain membeli bibit atau produk-produk dari Andy Holtikultura, pembeli tidak jarang pula, bertanya atau sekedar sharing mengenai masalah atau hama yang menyerang tanaman mereka. Dari pihak Andy Holtikultura sendiri, sebagai produsen punya jawaban pasti atas permasalahan itu, mulai dari pegelolaan tanah sampai daun atau bunga'nya, siap memberikan saran yang terbaik guna hasil maksimal. Hal itu di dapat tidak dari mata kuliah pertanian ataupun seminar-seminar yang di ikuti melainkan, pengalaman yang telah di dapat selama menanam sendiri.
Ada kisah yang menarik, mengenai menejemen pertanian yang pernah di alami oleh Andy Holtikultura sewaktu masih berjibaku menggarap ladangnya sendiri. Ketika menggarap tanah di sekitar lereng Gunung Lawu, pada saat memberikan pupuk, bisa mencapai 7 kali masa tanam dan 1 kali pemakaian plastik mulsa. Memang pertama kali memberikan pupuk,, biaya produksi mencapai 2kali lipat dari yang biasa, tapi disisi lain, ketika proses berjalan,, penghematan dari pupuk serta plastik mulsa bisa di tekan. Selain itu biaya perawatan maupun penggarapan ulang ladang yang biasanya 2 atau 3 kali ,, cukup di laksanakan sekali. Kunci dasar yang harus di pegang ialah unsur-unsur kesuburan tanah, yang mumpuni. Itu di dapat pada saat pemupukan awal. Itu sepenggal cerita yang di alami oleh Andy Holtikultura. Untuk lebih jelas dan tepatnya seperti apa, serta komposisi obat yang di pakai seperti apa, Andy Holtikultura siap memberikan penjelasan dan jawaban yang lengkap kepada pembaca sekalian yang berminat mengenai pertanian. Baik praktisi maupun orang awam, beberapa kali sharing dengan Andy Holtikultura, salah satunya lurah dari salah satu kab. Sragen, Kota Madiun maupun Dinas Pertanian Kab. Sragen.
Ini adalah beberapa galeri yang admin foto dari pusat pembibitan Andy Holtikultura, Ds. Ngetrep Rt 02, Rw 14, Kemuning.